Saat pria mengalami ejakulasi dini (edi), dampak yang dirasakan tentu bukan hanya dirinya, tapi juga kepuasan seksual pasangan. Semakin dini diketahui penyebabnya, edi semakin mudah ditangani.
Ejakulasi dini adalah ejakulasi tidak terkontrol yang terjadi sebelum atau sesaat setelah penetrasi Mr P ke Miss V. Jika Anda satu dari sekian pria yang mengalami masalah ini, maka ada cara jitu yang dapat ditempuh untuk mengatasinya. Berikut, seperti dilansir Askmen:
Selalu berpikir positif
Banyak gaya bercinta yang bisa Anda coba bersama pasangan. Namun sebelum melancarkan aksi menggoda, sebaiknya Anda selalu berpikir positif. Jangan pernah berpikir bahwa ajang percintaan kali ini akan sama seperti aksi-aksi sebelumnya. Akan selalu ada sensasi berbeda pada setiap momen hubungan seks.
Untuk itu, Anda harus menyingkirkan pikiran tidak mampu memuaskan pasangan. Kendati memiliki masalah dengan Mr P (edi), Anda harus optimis dapat mengatasinya dengan baik. Anda dapat meyakinkan diri bisa berhubungan intim lebih lama dari biasanya.
Salah satu caranya adalah meraih orgasme tak hanya lewat penetrasi. Pelajari area intim tubuh Anda, seperti cumbuan seperti apa yang membuat Mr P mudah "berdiri tegak". Maka, mintalah pasangan untuk menjelajahi daerah tersebut dengan cumbuan yang bisa Anda inginkan secara lebih intens. Selanjutnya, orgame pun bisa dinikmati bersama.
Maksimalkan foreplay
Foreplay merupakan bagian menyenangkan dari ajang bercinta. Dalam ajang ini, aksi saling menyentuh dan mencumbu dilancarkan guna membangkitkan hasrat seksual. Bagi sebagian wanita, foreplay terdengar lebih sensual dibandingkan saat Miss V-nya bertemu Mr P. Sebab bila foreplay dilakukan dengan tepat, hasratnya akan mudah turn on hingga akhirnya Miss V siap dimasuki. Tak sedikit wanita bisa orgasme hanya dengan aksi foreplay panas.
http://dede-health.blogspot.com

Rating: 100% based on 999998 ratings. 98 user reviews.
Author: Borneo08
Terimakasih sudah berkunjung di blog ini, Jika ada kritik dan saran silahkan tinggalkan komentar
0 comments:
Post a Comment